Mama Papua: Anak, Haruskah Mama Terus Menangis? - Berjuang Tanpa Batas
Headlines News :

Bebas

Bebas
Home » , » Mama Papua: Anak, Haruskah Mama Terus Menangis?

Mama Papua: Anak, Haruskah Mama Terus Menangis?

Written By Mesak Kedepa on Rabu, 04 Maret 2015 | Rabu, Maret 04, 2015


Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) bersama Organisasi gerakan pemuda Papua lainnya menggelar aksi demo damai meminta pemerintah provinsi Papua membangun pasar permanen pedagang asli Papua yang telah lama dinantikan mama-mama Papua.

Sela-sela aksi salah satu mama Papua, Kritina Degei dengan menitikkan air mata mengharapkan pemerintah untuk menyediakan tempat yang layak sebagai balas budi atas usaha seorang mama. 

"Anak, mama sudah melahirkan dan membesarkan kamu dengan susah paya tapi Itukah Balas budimu? Anak, haruskah mama terus menangis seperti ini?" kata mama Kristina sambil menitikkan air mata

Tangisan mama Degei adalah salah satu dari sekian banyak mama-mama Papua yang nampak terlihat. Hari-hari mereka menjejerkan jualan dengan mentari sebagai atap dalam mencari seribu rupiah guna memenuhi kebutuhan dalam keluarga.  "Anak, kapan kamu akan menghapus air mata mama?" lanjut mama Kristina

Di tempat sama, koordinator Solpap, Robert Jitmau berharap permintaan mama-mama Papua segera direalisasikan pemerintah. (Baca: SOLPAP: Penghasilan Mama-mama Papua Dirampas Para Imigran)
"Demo kali ini, kita bicara soal proteksi karena apa yang mama dong tanam di kebun itu, dong jual di pasar tapi yang mama dong jual itu tra pernah laku karena ada mas-mas yang pake motor jual dari rumah kerumah, juga di jual diMal-Mal milik kapitalis di tanah Papua," kata Robert Jitmau, koordinator Solpap sela-sela aksi damai di kantor Gubernur Papua Dok 2 Jayapura, Selasa (03/03/2015).

Nah kenyataan ini, kata Robert, pemerintah yang di dalamnya putra-putri mama bekerja tolong bertanggung jawab persoalan ini supaya mereka bisa bersaing dengan pedagang asal Non Papua.

"Selama ini kenyataan yang terjadi, nanti sudah mau habis anggaran baru bikin pelatihan ke sana-kemari untuk mama-mama. Coba pemerintah tolong Lihat apa yang mama-mama benar butuh. Stop Main uang rakyat," lanjut dia

Robert meminta wakil gubernur, Klemen Tinal yang menerima aspirasi mama-mama agar segera dibahas dalam pertemuan Gubernur, Walikota, Bupati, DPRP, DPRD karena mama-mama Papua sudah bosan dengan janji yang tidak pernah direalisasikan. (Baca: Wagub: Kami Akan Godok Pergub untuk Komoditi Lokal di Papua).  (Theresia Fransiska Tekege/MS)
SUMBER-= JAYAPURA MAJALAH SELANGKAH
Share this article :

Tetap Teguh Dalam Perjuangan

Tetap Teguh Dalam Perjuangan

Google+ Badge

TEMUKAN KAMI DI FACEBOOK

Free West Papua

Free West Papua

Freedom Now

Freedom Now

HIDUP SEKALI,MATI SEKALI

HIDUP SEKALI,MATI SEKALI

SATU KOMANDO MENUJU KE MSG

SATU KOMANDO MENUJU KE MSG

KIRIM PESAN ANDA

Nama

Email *

Pesan *

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berjuang Tanpa Batas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mesak Kedepa
Proudly powered by Blogger