Recana KAPOLDA Papua bongkar 4 mayat di depan pintu keluar masuk kantor KORAMIL Paniai Timur Enarotali News, 19 Mei 2015. - Berjuang Tanpa Batas
Headlines News :

Bebas

Bebas
Home » » Recana KAPOLDA Papua bongkar 4 mayat di depan pintu keluar masuk kantor KORAMIL Paniai Timur Enarotali News, 19 Mei 2015.

Recana KAPOLDA Papua bongkar 4 mayat di depan pintu keluar masuk kantor KORAMIL Paniai Timur Enarotali News, 19 Mei 2015.

Written By Mesak Kedepa on Selasa, 19 Mei 2015 | Selasa, Mei 19, 2015






                         YLSM News, 19 Mei 2015.
Rencana KAPOLDA Papua bongkar 4 mayat di depan pintu keluar masuk kantor KORAMIL Paniai Timur Enarotali telah ditolak oleh keluarga korban melalui peserta pertemuan yang hadir di POLRES Paniai, Madi, West Papua, 18 Mei 2015 kemarin. Karena jazadnya sudah busuk yang teringgal itu hanya tulang belulang saja. Ditolak keras karena sisi adat yang berlaku di suku Mee mayat yang sudah dikuburkan tidak bisa dibongkar kembali.
Soal otopsi itu sudah terlambat. Dokter Agus, Direktur RSUD Paniai telah melakukan visum di lapangan sepak bola Karel Gobai, 10 Desember 2014 lalu. Para korban telah ditembak mati di tempat oleh TNI dan Polisi yang bertugas di Enarotali pada hari Senin, 8 Desember 2014, enam bulan yang lalu.
Kasus Paniai Berdarah 8 Desember 2014 lalu termasuk KASUS PEMBUNUHAN KILAT TERENCANA
Berdasarkan kenyataan di lapangan tentang prosesi peristiwa Paniai Berdarah ini, maka Kasus Paniai Berdarah adalah masalah internasional yang segera akan diselesaikan. Kasus Paniai Berdarah itu benar-benar terbukti Pelanggaran HAM Berat. Karena PENEMBAKAN KILAT TERENCANA. Oleh karena itu, kasus tersebut tidak bisa akan diselesaikan hanya oleh orang-orang Indonesia sendiri atas perintah presiden Jokowi-Jk dengan cara menggunakan berbagai tindakan pemaksaan apapun kepada Orang Asli Paniai terutama keluarga korban.
Presiden Jokowi diminta pertegas implementasi pernyataannya untuk izinkan buka akses jurnalis asing ke Paniai melihat situasi dari dekat terhadap apa keluhan kelurga korban 8 Desember 2014, pada 6 bulan yang lalu.
Presiden Indonesia, Jokowi-Jk diminta tidak perlu kecewa berat akibat lepasnya Orang Asli Papua Barat dari Sorong sampai Samarai dari NKRI. Isu kemerdekaan Papua Barat ke publik telah diperkuat oleh berbagai tindakan TNI dan Polsisi seperti salah satunya yang terbukti di peristiwa Paniai Berdarah, 8 Desember 2014 lalu.
PENGUMUMAN UNTUK ORANG ASLI PAPUA BARAT DI PANIAI
Diumumkan kepada semua Orang Asli Papua Barat dari rumpun bangsa Melanesia di Paniai, bahwa kunjungan ke kota Enarotali dan Madi kecuali para PNS, Pasien dan anak-anak sekolah segera akan dibatasi dengan cara membentuk Kelompok Kerja Serikat Fam untuk memberdayakan Budaya Berkebun secara swadaya dan swadana di kampung halamannya masing-masing menghindari jatuhnya korban penembakan kilat jilid II di Enarotali di Paniai, 19 Mei 2015..
sumber:swp.


Share this article :

Tetap Teguh Dalam Perjuangan

Tetap Teguh Dalam Perjuangan

Google+ Badge

TEMUKAN KAMI DI FACEBOOK

Free West Papua

Free West Papua

Freedom Now

Freedom Now

HIDUP SEKALI,MATI SEKALI

HIDUP SEKALI,MATI SEKALI

SATU KOMANDO MENUJU KE MSG

SATU KOMANDO MENUJU KE MSG

KIRIM PESAN ANDA

Nama

Email *

Pesan *

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berjuang Tanpa Batas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mesak Kedepa
Proudly powered by Blogger